A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/var/cpanel/php/sessions/ea-php73/00cba9f8a92450b523c164f57bb79ab4591631d88330eb9fb263733510768c0535ac0983): failed to open stream: No such file or directory

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 176

Backtrace:

File: /home/qubs7252/public_html/kkdsulut.com/l-app/core/MY_Controller.php
Line: 20
Function: __construct

File: /home/qubs7252/public_html/kkdsulut.com/l-app/core/Web_Controller.php
Line: 11
Function: __construct

File: /home/qubs7252/public_html/kkdsulut.com/l-app/controllers/l-web/Pages.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/qubs7252/public_html/kkdsulut.com/index.php
Line: 331
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /var/cpanel/php/sessions/ea-php73)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/qubs7252/public_html/kkdsulut.com/l-app/core/MY_Controller.php
Line: 20
Function: __construct

File: /home/qubs7252/public_html/kkdsulut.com/l-app/core/Web_Controller.php
Line: 11
Function: __construct

File: /home/qubs7252/public_html/kkdsulut.com/l-app/controllers/l-web/Pages.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/qubs7252/public_html/kkdsulut.com/index.php
Line: 331
Function: require_once

KKD SITARO - KKD Provinsi Sulawesi Utara

KKD SITARO

Kawasan Konservasi Perairan Sitaro: Pesona Laut, Napas Kehidupan

Kawasan Konservasi Perairan Taman Pulau Kecil (TPK) Kepulauan Sitaro merupakan salah satu kawasan konservasi yang tersebar di tiga gugus pulau besar, yaitu Pulau Siau, Pulau Tagulandang, dan Pulau Biaro (SITARO). Kawasan Konservasi ini dalam pengelolaanya berada di bawah UPT Balai Pelabuhan Perikanan dan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Wilayah 1 (Sangihe, Sitaro, Talaud). Kawasan Konservasi TPK Sitaro memiliki Luas Kawasan 40.051,03 Ha.

Berbatasan dengan Gunung Ruang ─ sebuah stratovolcano aktif menjulang setinggi 725 meter di atas permukaan laut dan membentuk pulau tersendiri yang berdekatan dengan Kawasan Konservasi Perairan Sitaro . Erupsi terbarunya pada April 2024 menyebabkan relokasi permanen warga Pulau Ruang dan mendorong pemerintah provinsi untuk menetapkan wilayah tersebut sebagai kawasan konservasi

 

Dasar Hukum :

 
KEPMENKP_2023_129_SITARO_SULUT